CAHAYA CINTA (LUMINOSITY OF LOVE) Maret 14, 2008
Posted by ajidedim in puisi.Tags: cahaya melampaui cinta, cahaya penuh cinta, cinta menuju Tuhan, filsafat cinta, hakikat cinta, Kebudayaan, Love the Utmost of Love, Luminosity the Utmost of Luminosity, Luminosity towards God, makrifat cinta, poetry, puisi, puisi cinta, sajak cinta, sastra, seni
trackback
Oleh: AJI DEDI MULAWARMAN
“thank you from my deepest soul, to you who have willingly taken the essence of luminosity process”
Love is the Dazzling Luminosity
Luminosity that is filled with Love
Luminosity that is empty of Love
Luminosity that dissolves in Love
Luminosity that flies towards Love
Luminosity that is beyond Love
Luminosity that is nourished with love
Since luminosity is the Essence of Love
Luminosity towards God
Luminosity the Utmost of Luminosity
Love the Utmost of Love
Cinta adalah Cahaya Keindahan
Cahaya penuh Cinta
Cahaya tanpa Cinta
Cahaya yang lebur dalam Cinta
Cahaya menuju Cinta
Cahaya yang melampaui Cinta
Cahaya yang ditumbuhi Cinta
Karena Cahaya adalah Hakikat Cinta
Cahaya menuju Tuhan
Cahaya Maha Cahaya
Cinta Maha Cinta
“terima kasihku yang tulus – from my deepest soul – padamu yang berproses mendapatkan hakikat cahaya”
















Kalau sekarang masih dalam pencarian CINTA, semoga benar-benar bisa menemukan CINTA yang memberikan CAHAYA. Amiiiiin…..100x
Cinta adalah Cahaya
Dimana cahaya cinta itu berada, harus kita raih, karena itu adalah cahaya cinta kita…
Cinta Q
bila cahaya sudah ada dalam diri kita…
tak semua orang merasakannya….
diberikan kita mata….tp tdk diberikan rasa….
diberikan kita hati….tp hati itu terdinding….
keterdindingan hati…akan luruh dengan cahaya…..
Karena hanya itulah kebahagiaan yang kita cari….
Cinta Illahi yang akan mencukupi semuanya….
dan menjadi lembaran diri…untuk jalani kehidupan ini…..
Alhamdulillah….
Selamat atas cinta
Cinta adalah lautan dan gunung yang bisa dalam dan tinggi
yang luruhkan dan luluhkan
yang semangati dan sakiti
karena ianya butuh pengorbanan
sama halnya ketika mencintai Islam
maka butuh luka, air mata, suka dan duka
Cinta itu seharusnya membebaskan….
Bagaimana dengan mereka yang memusuhi ISlam. Bukankah mereka juga memiliki cinta..sehingga mereka bisa bersatu di atas kebatilan. Apakah mereka bisa disebut orang-orang yang memiliki cinta? Apa alasannya?
alangkh indahnya jika cinta sebagae budaya bangsa yang selalu di hormati
sebenarnya cinta itu apa? supaya tidak ada yang mengkhianati dan dikhianati atas nama cinta…krna cinta itu hanya perspektif dari manusia yang berusaha menemukan apa itu cinta.