<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: INDAHNYA KALO PARTAI MUSLIM SINERGI</title>
	<atom:link href="http://ajidedim.wordpress.com/2009/04/30/indahnya-kalo-partai-muslim-sinergi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ajidedim.wordpress.com/2009/04/30/indahnya-kalo-partai-muslim-sinergi/</link>
	<description>migrasi ke http://www.ajidedim.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Dec 2009 14:32:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Sapto widodo</title>
		<link>http://ajidedim.wordpress.com/2009/04/30/indahnya-kalo-partai-muslim-sinergi/#comment-1086</link>
		<dc:creator>Sapto widodo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 03:29:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ajidedim.wordpress.com/?p=1102#comment-1086</guid>
		<description>Kekuasaan selalu membutuhkan sandaran sesuatu sehingga merasa dan legitimate untuk berkuasa memerintah orang lain. Teokrasi, mengatasnamakan tuhan sebagai sumber legitimasi kekuasaannya, sehingga penguasa selalu mengatasnamakan tuhan dalam segala tindak tanduknya. Adik kandung dari Teokrasi adalah Monarkhi, atas nama keturunan (trah / darah biru) sekelompok anggota masyarakat mendapatkan priveledge untuk berkuasa dan mewariskan kekuasaan pada keturunannya. Sejarah panjang kekuasaa ini membatasi kelompok masyarakat yang tidak punya otoritas keagamaan dan keturunan darah biru untuk ikut berkuasa meskipun para bangsawan dan hartawan sangat berpengaruh dimasyarakat. Maka lahirlah demokrasi yang mengantarkan kaum berpunya biasa tanpa legitimasi tuhan dan keturunan untuk berkuasa. Atas nama rakyat maka para kaum berpunya dapat mengambil alih kekuasaan. Namun seperti halnya Teokrasi atas nama tuhan tapi tihan bukanlah penguasa sebenarnya, Monarkhi atas nama keturunan tapi wangsa/trah sudah pasti tidak bisa berkuasa, demokrasi pun atas nama rakyat namun rakyat juga tidak pernah berkuasa toh hanya atas nama. Dan partai Islam sekedar atas nama Islam untuk turut berkuasa namun nilai - nilai Islam tetaplah bukan landasan mereka berjuang merebut kekuasaan. Toh hanya atas nama Islam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kekuasaan selalu membutuhkan sandaran sesuatu sehingga merasa dan legitimate untuk berkuasa memerintah orang lain. Teokrasi, mengatasnamakan tuhan sebagai sumber legitimasi kekuasaannya, sehingga penguasa selalu mengatasnamakan tuhan dalam segala tindak tanduknya. Adik kandung dari Teokrasi adalah Monarkhi, atas nama keturunan (trah / darah biru) sekelompok anggota masyarakat mendapatkan priveledge untuk berkuasa dan mewariskan kekuasaan pada keturunannya. Sejarah panjang kekuasaa ini membatasi kelompok masyarakat yang tidak punya otoritas keagamaan dan keturunan darah biru untuk ikut berkuasa meskipun para bangsawan dan hartawan sangat berpengaruh dimasyarakat. Maka lahirlah demokrasi yang mengantarkan kaum berpunya biasa tanpa legitimasi tuhan dan keturunan untuk berkuasa. Atas nama rakyat maka para kaum berpunya dapat mengambil alih kekuasaan. Namun seperti halnya Teokrasi atas nama tuhan tapi tihan bukanlah penguasa sebenarnya, Monarkhi atas nama keturunan tapi wangsa/trah sudah pasti tidak bisa berkuasa, demokrasi pun atas nama rakyat namun rakyat juga tidak pernah berkuasa toh hanya atas nama. Dan partai Islam sekedar atas nama Islam untuk turut berkuasa namun nilai &#8211; nilai Islam tetaplah bukan landasan mereka berjuang merebut kekuasaan. Toh hanya atas nama Islam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rumahpembebasan</title>
		<link>http://ajidedim.wordpress.com/2009/04/30/indahnya-kalo-partai-muslim-sinergi/#comment-1085</link>
		<dc:creator>rumahpembebasan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 01:23:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ajidedim.wordpress.com/?p=1102#comment-1085</guid>
		<description>Idealnya harus seperti itu pak, tapi kenyataanya kan lain. Partai islam saat ini lebih PeDe klo koalisi dgn partai sekuler. Dugaan saya, Partai Islam saat ini lebih memilih bersikap pragmatis ketimbang ideologis. Jgn lupa mampir ke blog sy pak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Idealnya harus seperti itu pak, tapi kenyataanya kan lain. Partai islam saat ini lebih PeDe klo koalisi dgn partai sekuler. Dugaan saya, Partai Islam saat ini lebih memilih bersikap pragmatis ketimbang ideologis. Jgn lupa mampir ke blog sy pak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
