MAKANYA JANGAN SU’UDZON DENGAN DEPKOMINFO


Oleh: AJI DEDI MULAWARMAN

Hari ini Youtube sudah dapat diakses kembali. Horeeeee… Matur nuwun Depkominfo…Mengenai kondisi ngadat khusus Fitna yang diblokir Depkominfo itu sudah sewajarnya kan? Menampilkan permusuhan, SARA dan menyakiti umat Islam oleh orang Londo-londo malas jelas tetap harus kita tentang. Saya mendukung sepenuhnya program Depkominfo… baik blokir porno, Sara, maupun yang berbau tidak mendidik bagi rakyat Indonesia.

Kebebasan informasi itu memang terbatas juga, tidak bisa terlalu bebas…tapi tergantung kedewasaan masing-masing orang…ada yang bisa diakses secara bebas, ada yang dapat diakses dengan keterbatasan untuk kepentingan pendidikan dan menjaga moralitas dan kebudayaan, ada pula yang dapat diakses dengan kedewasaan bagi orang yang memang telah memiliki kapasitas untuk akses informasi tanpa terpengaruh values yang tidak bertanggungjawab.

Tapi saya tidak setuju mengatasnamakan kebebasan bertanggung jawab tapi dipergunakan untuk penindasan dan pemberedelan bersifat politis apalagi mengatasnamakan keamanan negara maupun keamanan berbungkus kepentingan politik tertentu. Ya kalo program ekonomi, sosial, politik, para penentu kebijakan, eksekutif, legislatif maupun yudikatif yang korup, berselingkuh dengan asing, memperkaya diri sendiri, jadi komprador, dan hanya berpikir untuk kelompoknya sendiri, ya itu yang ‘KATROK’….😀

Kalau teman-teman blogger memang dewasa memahami realitas kebudayaan kita yang makin terpuruk gara-gara serbuan provokasi moralitas dan penjajahan informasi yang tak bertanggung jawab dari program keterbukaan informasi yang kebablasan, ya mestinya saling bergandengan tangan dong. Musuh bersama kita itu bukan regulasi dan hambatan kebebasan berekspresi. Tetapi musuh bersama kita adalah “titipan” values yang tidak bermanfaat, “brain washing” kebudayaan, dan program “neoliberalisme” atas nama kebebasan Informasi…thats my opinion lo…

Titip pesan juga buat Depkominfo, benar lo apa yang disampaikan oleh teman-teman Blogger dan Netter Indonesia, bahwa Depkominfo harus banyak belajar dalam hal penggunaan regulasi untuk kepentingan kebebasan informasi yang bertanggung jawab. Bukan melakukan penjajahan baru atas nama regulasi untuk kepentingan antroposentris apalagi kepentingan UUD (ujung-ujungnya duit doang). Tetapi dewasalah untuk mengakomodasi kepentingan luas demi kemajuan bangsa…

Sinergilah Indonesiaku…

One thought on “MAKANYA JANGAN SU’UDZON DENGAN DEPKOMINFO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s